Rabu, 06 Juni 2018
Eqiupment & Utensil
Final Test
Politecnic Tourism Makassar
Culinary Arts Management
Tuesday, 06/06/2018
Karving knife
Function : Alat pengukir buah
Material : iron
Cleaning : Dibersihkan dengan menggunakan
spon dan dibilas air hangat
range
Function : Alat untuk memasak
bahan makanan
Material :iron dan stell
Cleaning :Cukup dengan napkin
basah, dan di bersihkan setiap pemakain
Hot plate
Function : alat untuk memanaskan
dengan porsi kecil
Material : Sell dan iron
Cleaning lap dengan napkin basah
Daily
Activities
Final Test
Politecnic
Tourism Makassar
Culinary
Arts Management
Tuesday, 05 june
2018
Assalamualikum wr.wb
Hello guys,
welcome to my blog .Okey hari ini saya akan menceritakan sebuah aktivitas yang
saya lakukan hari ini tanggal 06/06/2018 ,tadi pagi saya masuk kampus jam 06:55
am ,saat masuk kitchen ternyata belum ada siapa pun disana, saya berfikir
mungkin terlalu pagi saya pergi ke kampus ,tapi hal tersebut tidak membuat saya
kecewa akan tetapi saya mendapatkan sebuah cerita baru di pagi hari tersebut. Setelah teman
saya berdatangan saya mengecek barang pruduct yang saya ingin buat, ternyata
ada dua barang yang belum ada yaitu marsmelow dan akmond powder ,dan ketika pak
jaya datang saya disuruh untuk membelinya di smartclub atau di alfamart. Akan
tetapi saya anya mendaptkan di alfamart, tetapi mars melow yang saya beli
kurang sesuai expetasi saya.
sauce kurma for garnish
Karena tidak sesuai exspetasi saya, hal tersebut
membuat saya sedikit kurang bersemangat .Setelah pulang membeli mars melow,
kami menunggu pak ical datang untuk mengarahkan kami , tetapi setelah
menunggunya 2 jam ,kami disuruh oleh pak jaya untuk melakaukan doing . Sambil
saya doing saya mempersiapkan bahan-bahan saya, hal utama yang saya kerjakan
adalah mengahaluskan almond untuk dijadikan jaconde yang akan saya buat nanti
. Kemudian saya melanjutkan membuat
jaconde dan base nya dan mouse yang saya buat .
diplomat for garnish
Setelah
membuay mouse nya, saya membuat sauce kurma dan diplomat untuk dijadikan
sebagai garnish serta coklat untuk garnish . Ohh iya guys, aku lupa sesuatu
untuk kalian, makanan apa sic yang saya buat ini , untuk menu makanan nya saya
katakan Daltire mouse With Almande bahasa dari menu tersebut berasal
dari Prancis, Daltire artinya kurma dan almande adalah almond . Menu makanan saya terinpirasi yang
bersangkutan di bulam ramadhan ini ,semoga maknan ini berkah bag yang makan dan
berkah bagi yang menilai hasilnya, dan berkah bagi saya di masa depan saya .
Sekian dari saya semoga dapat bermanfaat yah guys.
Wassalamualaikum Wr.Wb
Sabtu, 02 Juni 2018
Sejarah Kue Dange
Asal mula nama "Kue Dange"
ini berawal dari salah satu cerpen yang menceritakan tentang "Asal Mula
Jepa Di Mandar (Sulawesi Barat)". Jepa sendiri merupakan kue khas orang
Mandar dimana kue tersebut berasal dari kata "Jepang" karena berawal
dari masa penjajahan Jepang di Indonesia, tepatnya di Sulawesi Barat. Tujuan
dari pemberian nama "Jepa" terhadap kue tersebut adalah agar penjajah
Jepang menganggap bahwa masyarakat Mandar telah menjadi pengikut dan sekutunya
sehingga tak ada lagi siksaan dan penangkapan diantara masyarakat Mandar. Nah,
karena cerita itulah yang mengarahkan saya menuju ke asal mula nama kue
"Dange" ini pada masyarakat Bugis/Makassar yang dikaitkan dengan
penjajah Belanda.
Dengan demikian, nama kue
"Dange" ini saya hubungkan ke dalam bahasa Belanda dengan kata
"Dank" yang artinya "Terima kasih". Mengapa? Karena secara
fonologi, kedua kata tersebut hampir sama pengucapannya. Lebih jauh lagi,
mengapa bahasa Bugis/Makassar tidak memiliki kosakata "Terima kasih"?
Itu karena orang Bugis/Makassar dulunya tidak mengucapkan "terima
kasih", melainkan memberikan sesuatu sebagai tanda terima kasih.
Asumsi disini adalah salah satu
bentuk pemberiannya yakni berupa kue. Dan kue "Dange" inilah yang
menjadi pemberian utama bagi para penjajah Belanda pada saat itu. Sehingga,
orang Belanda pun mengatakan "Dank" sebagai ucapan terima kasih
kepada masyarakat Bugis/Makassar atas pemberian kuenya. Nah, karena orang
Bugis/Makassar sering mendengar kata tersebut setiap kali memberikan kue kepada
penjajah Belanda. Maka, dinamakanlah kue "Dange" ini yang menyerupai bahasa
Belanda, "Dank" yang artinya "Terima Kasih".
Resep Kue Dange Empuk dan Manis.
Mengunjungi Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan tidak lengkap rasanya jika tidak
mencoba kuliner yang ada di sini. Kabupaten penghasil ikan bandeng terbesar di
Sulawesi Selatan ini selain terkenal dengan kuliner SOP juga terkenal dengan
kulinernya yang lain yaitu Kue Dange. Dange adalah salah satu makanan khas dari
kabupaten Pangkep. Sepintas Dange mirip dengan kue Baroncong, makanan khas
Sulawesi Selatan yang lain. Kue Baroncong memiliki tekstur yang lebih halus
sedangkan dange sedikit kasar.
Sepintas kue ini mirip dengan kue
pukis atau sagu rangi. Rasanya gurih, manis dan legit karena ada campuran
kelapa parut dan juga gula merahnya. Sayangnya, kue legit enak ini sudah jarang
sekali dijumpai.
Jika Anda pernah berkunjung ke kota
Makasar, mungkin kue tradisional ini pernah Anda cicipi. Kue Dange pulubollong
ini merupakan salah satu jajanan tradisional khas masyarakat Bugis. Penjualnya
banyak sekali dijumpai di daerah Pangkep. Berikut ini resep kue dange empuk dan
manis.
RESEP KUE DANGE
Bahan Kue Dange :
·
cara
tingkatkan bisnis
·
250
gram tepung ketan hitam.
·
125
gram kelapa parut setengah tua.
·
75
gram gula merah atau gula aren (sisir halus).
·
25
gram gula pasir.
·
½
sdt garam halus.
·
150
ml air matang.
·
Cara
Membuat Kue Dange :
v Pertama, kukus kelapa parut kurang
lebih 20-30 menit.
v Selanjutnya siapkan baskom kecil,
kemudian campurkan tepung ketan hitam bersama dengan kelapa parut yang telah
dikukus tadi, gula merah, gula pasir, garam halus, serta air matang. Kemudian
aduk adonan hingga tercampur rata dan tiriskan.
v Setelah itu siapkan cetakan kue
pukis, olesi bagian permukaan cetakan dengan menggunakan margarine.
v Selanjutnya tuangkan adonan kedalam
cetakan secara perlahan sambil adonan dipadatkan, lalu panggang adonan hingga
matang.
v Terakhir, sajikan kue dange diatas
piring saji.
http://www.rullinguist.win/2017/12/asal-muasalan-nama-kue-tradisional.html
http://widhiaanugrah.com/resep-kue-dange-empuk-dan-manis/
Sabtu, 26 Mei 2018
Rendang
History
Dari mana
asal-usul masakan rendang? Catatan mengenai rendang sebagai kuliner tradisional
Minang mulai ditulis secara massif pada awal abad ke-19. Namun, menurut sejarawan
dari Universitas Andalas, Padang, Gusti Asnan, rendang patut diduga telah ada
sejak abad ke-16.
Ia menjelaskan
beberapa literatur yang tertulis di abad ke-19 menyatakan, masyarakat Minang di
wilayah darek (darat) biasa melakukan perjalanan menuju Selat Malaka hingga ke
Singapura yang makan waktu sekitar satu bulan melewati sungai. Karena sepanjang
perjalanan tidak ada perkampungan, para perantau menyiapkan bekal makanan yang
tahan lama, yaitu rendang.jual rendang padang asli online di jakarta
Berdasarkan penafsiran
sejarah, Gusti menduga, cara yang sama dilakukan orang Minang pada abad ke-16
ketika meneroka (membuka kampung baru) di pantai timur Sumatera hingga Malaka,
Malaysia, dan Singapura. ”Ada kemungkinan, masakan tahan lama seperti rendang
sudah ada pada saat itu. Pada masa itu, perjalanan bisa makan waktu
berbulan-bulan,” ujarnya.
Gusti
menyebutkan, catatan Kolonel Stuers juga menulis tentang kuliner dan sastra
pada 1827. Catatan itu, katanya, banyak memunculkan secara implisit deskripsi
tentang alam, budaya dan kearifan lokal, serta tradisi yang identik dengan
Minang. Kuliner yang tertulis secara implisit pun diduga kuat mengarah pada
rendang. Dalam sumber-sumber Belanda pernah muncul istilah makanan yang
dihitamkan dan dihanguskan, yang dapat ditafsirkanmerupakan teknik pengawetan.
Menurut Gusti,
dulu masyarakat tradisional mengawetkan makanan menggunakan metode pengasapan
dan pengeringan. Pengasapan dan pengeringan dilakukan dengan memasak demikian
lama. ”Rendang kalau dilihat dari proses pembuatannya memang memasak dalam
waktu lama sampai kuahnya kering,” katanya. Rendang sendiri berasal dari kata
”merandang”, memasak santan kelapa sampai mengering perlahan.
Lebih lanjut,
Gusti menafsirkan, hikayat rendang juga berkaitan dengan kedatangan orang-orang
India dan Arab ke kawasan pantai barat Sumatera. Konon, pada abad ke-13 dan
ke-14, daerah Minang sudah didiami orang-orang India. Ia menegaskan, bumbu dan rempah-rempah
diperkenalkan lebih dulu oleh orang India.
Terkait
dengan masakan, Gusti pun menduga, masakan kari yang diperkenalkan saudagar
India pada abad ke-15 merupakan cikal bakal rendang. Menurut dia, sangat masuk
akal masakan kari menjadi kuliner semasa terjadinya kontak perdagangan. Ahli
waris tahta Kerajaan Pagaruyung, Puti Reno Raudah Thaib, sependapat dengan
Gusti bahwa tidak tertutup kemungkinan rendang merupakan proses lanjut dari
kari.
Resep Rendang
Bahan Utama Untuk Membuat Resep Daging
Rendang Asli Padang:
·
1.5 kg daging
·
2 liter santan dari 2 butir kelapa tua
·
Bumbu dan Rempah Untuk Membuat Rendang Minang
Asli:
·
2 batang daun serai, memarkan
·
4 lembar daun jeruk purut
·
2 cm asam kandis/gelugur
·
2 lembar daun kunyit, simpulkan
Bumbu Resep Rendang Padang Asli Minang
yang harus kamu Dihaluskan:
·
5 butir kemiri
·
6 siung bawang putih
·
100 g cabe merah besar
·
12 butir bawang merah
·
100 g cabe merah keriting
·
2 cm jahe, bakar
·
2 cm lengkuas
·
3 cm kunyit, bakar
·
1/2 sdm ketumbar
·
2 sdt garam
·
1/2 sdt pala
·
1 sdt jintan, sangrai
·
Penyedap rasa secukupnya
Cara Mengolah Resep Rendang Padang
Asli khas Minang:
1. Pertama
tama olah daging yang sudah disiapkan, potong-potong daging rendang dengan
bentuk dadu atau seukuran yang diinginkan, hanya saja jangan pernah memotong
daging terlalu kecil untuk diolah menjadi rendang agar saat dimasak nanti
daging tidak hancur.
2. Tuangkan
santan ke wajan berukuran besar, masukkan pula serai, irisan bawang merah, asam
dan daun kunyit. Aduk-aduk hingga santan mendidih dan pastikan santan yang anda
masak tidak pecah, untuk itu Anda harus terus mengaduk-aduk santan hingga
mendidih merata.
3. Setelah
santan mendidih, masukkan perlahan bumbu yang telah dihaluskan kedalamnya dan
sesekali aduk-aduk selama kurang lebih 20 – 30 menit.
4. Setelah
anda melihat santan tampak berminyak, berarti ini saatnya kamu memasukan
potongan daging rendang yang telah dibersihkan dan masak dengan menggunakan api
kecil/sedang hingga santan mengental dan mengering serta bumbu meresap ke pori
pori daging.
5. Terus
masak hingga daging empuk dan matang merata, jangan lengah untuk terus
diaduk-aduk agar bagian dasar tidak gosong dan daging tidak gagal.
6. Ternyata
tidak sulit kan untuk memasak rendang padang asli minang? Hanya butuh
ketekunan, kesabaran dan mengikuti resep rendang padang asli minang di atas,
kamu bisa menyajikan rendang padang yang sangat lezat melegenda khas minang
untuk keluarga anda.
Bubur
Ayam
History
Ditemui
beberapa waktu lalu, salah seorang pengamat kuliner tradisional China, Budi San
menjelaskan jika sejarah bubur ayam China sudah dimulai sejak era Kaisar Shih
Huang Ti (238 SM), yang terkenal bisa menyatukan China dalam satu kekuasaan.
“Kaisar
Shih merupakan kaisar yang tercatat banyak melakukan perubahan besar di daratan
China,” ujar Budi.
Ada kisah
di zaman dinasti Chou, kekaisaran China terpecah belah menjadi beberapa bagian
kerajaan kecil. Kejadian itu membuat rakyat menjadi susah dalam segala hal,
khususnya masalah pangan.
Keprihatinan
inilah, yang akhirnya membuat Kaisar Shih, kaisar yang muncul setelah dinasti
Chou berakhir, untuk berpikir keras membuat alternatif makanan, sehingga rakyat
dan prajuritnya tidak mati kelaparan.
“Karena
selain perang, ternyata banyak catatan menyebutkan pada waktu awal Kaisar Shih
bertahta, wilayah China sedang dilanda paceklik karena kemarau panjang,”
ungkapnya.
Akibatnya,
di mana-mana terjadi bencana kelaparan, hingga menimbulkan penyakit menular dan
kematian. Awalnya kaisar berpikir untuk melakukan revolusi pertanian.
Namun
ternyata setelah direnungkan, ternyata rentang waktu untuk bisa memanen
sangatlah lama. Artinya, Kaisar Shih harus bisa berpikir bagaimana memanfaatkan
apa yang ada dan tersisa, untuk diolah menjadi makanan yang berguna dan bisa
diproduksi secara cepat serta massal. Di satu sisi, kadang kala Kaisar juga
sangat menyayangkan ketika mendapati kenyataan banyak makanan basi, terutama
nasi karena kondisi cuaca yang sangat ekstrem.
“Dari
situlah, kemudian kaisar kemudian bertanya kepada para juru masak istana dan
beberapa pakar lainnya. Namun ternyata, jawaban yang diberikan sangat tidak
memuaskan,” kata Budi.
Hingga
pada suatu ketika, secara tidak sengaja ketika makan, Kaisar Shih melihat nasi
yang akan disantapnya melunak ketika disiram kuah sayur yang panas. Kemudian
dari situlah muncul ide, untuk melunakkan nasi yang tadinya keras.
Setelah
melalui beberapa kali percobaan, akhirnya ditemukan cara untuk membuat bubur.
Yaitu dengan cara menambah air lebih banyak, ketika menanak nasi.“Cara itu
berhasil. Beras yang dimasak dengan air lebih banyak, menjadi sangat empuk dan
bahkan melumer menjadi lebih banyak. Dan itulah awal terciptanya bubur,” ucap
Budi.
Akhirnya
Kaisar Shih memerintahkan juru masak istana untuk memasak bubur secara massal.
Kemudian bubur itu, dicampur dengan kuah sayur yang diberi kaldu ayam. Hal
itulah yang berkembang dan menjadi sebuah masakan bubur ayam.
Resep Bubur Ayam
Bahan
·
1/2 kg beras (cuci hingga bersih)
·
2 Gelas kaldu ayam
·
2 gelas air biasa
·
Garam (secukupnya)
·
1/4 daging ayam (tanpa tulang)
·
Bawang goreng (secukupnya)
·
Kecap asin atau manis (secukupnya)
·
1 batang daun bawang (iris kecil)
·
1 batang daun seledri (iris kecil)
·
1 butir telur (rebus, kupas kulitnya belah
jadi dua)
·
Kaldu ayam bubuk (jika suka, secukupnya)
·
Sambal (bila suka)
Cara
Membuat
1.
Masak beras dengan air biasa dan air kaldu
ayam. Beri garam dan kaldu ayam secukupnya. Masak beras hingga menjadi lumar
dan lembut sampai matang kira-kira selama setengah jam. Agar panci buat memasak
tidak gosong, jangan lupa untuk mengaduk beras. Jika sudah matang, sisihkan
sebentar.
2.
Selanjutnya, bumbui daging ayam dengan garam
lalu goreng sampai matang dan iris tipis.
3.
Ambil mangkok lalu letakkan bubur ayam di
atasnya. Taburkan daging ayam goreng, bawang goreng, daun bawang, daun seledri
dan telur.
4.
Tambahkan kecap asin atau kecap manis di atasnya.
Tambahkan sambal pula jika kamu suka.
Kapurung
History
Kapurung
adalah salah satu makanan khas tradisional di Sulawesi Selatan, khususnya
masyarakat daerah Luwu (Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur)
Makanan ini terbuat dari sari atau tepung sagu. Di daerah Maluku dikenal dengan
nama Papeda. Kapurung dimasak dengan campuran ikan atau daging ayam dan aneka
sayuran. Meski makanan tradisional, Kapurung mulai populer. Selain ditemukan di
warung-warung khusus di Makassar juga telah masuk ke beberapa restoran,
bersanding dengan makanan modern.Di daerah Luwu sendiri nama Kapurung' ini
sering juga di sebut Pugalu atau Bugalu.
Resep Kapurung
Bahan-Bahan :
Sagu asli
dari pohonnya dan masih segar (kalau tidak menemukan sagu asli yang langsung
dari pohonnya, bisa menggunakan sagu Tani yang dapat diperoleh di supermarket)Aneka
sayuran (kangkung, jagung manis muda yang diserut, bunga pisang, yang diiris
halus terong ungu yang dikupas dan dipotong2 1 cm, bayam,kacang panjang yang
dipotong2 2 cm, daun pakis-kalau ada-)
·
Tomat buah, dipotong kecil memanjang
·
Mangga muda diserut
·
Cabai merah diiris serong
·
Ikan teri segar(teri mirong dlm bhs tegal)
dapat juga diganti dengan ikan peda segar
·
Udang
Bumbu :
·
Kacang tanah goreng 4 sendok makan
·
Garam
·
Bawang putih
·
Penyedap rasa/masako
·
Cabai merah besar dipotong miring
·
Asam patikalla (buah kecombrang yang digeprek)
kalau tidak ketemu, saya biasa ganti dengan air asam jawa dan ditambah potongan
tangkai bunga kecombrang yang masih lunak
·
Merica bubuk secukupnya
·
Sambal
·
Tomat
·
Cabe rawit merah
·
Garam
·
Gula putih ½ sendok teh
·
Jeruk limau
·
Semua bahan ditumbuk hingga halus, sedang
jeruk limau hanya dipotong menjadi dua dan diperaskan airnya kedalam sambal
Cara Membuat Resep Kapurung :
1. Rebus
semua sayuran hingga lunak, tiriskan
2. Buat kaldu
ikan: Rebus ikan teri atau ikan peda sampai lunak, tambahkan satu sendok teh
garam. Pisahkan ikan dan air rebusan(kaldu) ikannya
3. Pisahkan
duri ikan dan dagingnya, lalu daging ikan disuwir-suwir kasar dan dicampur
kembali dengan kaldu Tumbuk kacang goreng, bawang putih, garam sampai halus
Campurkan bumbu dalam kaldu ikan. Masukkan cabe merah besar yang diiris
menyerong. Tambahkan penyedap rasa sesuai selera. Rebus kaldu yang berbumbu
hingga mendidih
4. Buat
bola-bola sagu: Pastikan alat memasak bersih. Apabila menggunakan sagu segar
yang dijual penduduk yang memakan sagu, pastikan sagunya benar-benar segar,
bukan sagu yang sudah rusak, karena nanti hasilnya akan berwarna kemerah2an
(lihat gambar dibawah), kalau mau aman sih pakai sagu tani yang terjamin
kualitasnya
5. Siapkan 1
gelas tepung sagu, larutkan dalam 2 gelas air
6. Didihkan 2
gelas air dalam wajan
7. Masukkan
adonan sagu perlahan-lahan sambil diaduk terus hingga mengental
8. Angkat
9. Siapkan
air matang dingin dalam baskom
10. Selagi
masih panas, ambil satu sendok makan sagu yang mengental, bentuk bulatan dengan
bantuan sendok dan jatuhkan dalam air dingin
11. Lakukan
hingga seluruh adonan habis
12. Tiriskan
bola-bola sagu
Catatan :
Letakkan bola-bola sagu dalam mangkok,
masukkan campuran sayuran rebus, siram dengan kaldu ikan. Hiasi diatasnya
dengan irisan tomat, cacahan mangga dan udang rebus. Kapurung siap dihidangkan.
Selamat menikmati kapurung makanan khas Palopo.
Nasi
Kuning
History
Mulanya dibuat untuk persembahan
kepada gunung
Pada
mulanya, tumpeng digunakan masyarakat Jawa dan sekitarnya (termasuk Madura dan
Bali), untuk membuat persembahan kepada gunung-gunung sebagai bentuk tanda
penghormatan bahwa ada leluhur yang mendiami gunung-gunung tersebut. Hal ini
terjadi sejak lama, jauh sebelum agama masuk ke Nusantara.
Kemudian,
agama Hindu masuk ke Indonesia. Perayaan dan pembuatan tumpeng mengalami
sedikit perubahan, yaitu dari bentuk nasinya. Nasi tumpeng baru mulai dibuat
kerucut ketika era Hindu. Kerucut merupakan tiruan bentuk gunung Mahameru
sebagai tempat bersemayamnya para dewa-dewi mereka.
Setelah
Islam masuk ke Nusantara, pembuatan tumpeng kembali disesuaikan dengan kaidah
Islam, dan kemudian menjadi nasi tumpeng yang kita kenal hingga sekarang. Biasa
digunakan untuk perayaan tertentu seperti syukuran, kenduri, dan sebagainya,
teman-teman.
Makna lauk dalam nasi tumpeng
Selain itu
di sekeliling nasi tumpeng biasanya ada lauk. Nah, pemilihan jumlah dan jenis
lauk di dalam sepaket nasi tumpeng juga tidak sembarangan, lo! Sebab semuanya
memiliki makna tersendiri.
http://bobo.grid.id/read/08675262/asal-usul-dan-makna-nasi-tumpeng?page=all
Resep Nasi Kuning
Bahan :
·
Beras 1 kg
·
Santan 900 ml
·
Kelapa tua 1 buah
·
Kunyit 5 cm
·
Serai 2 batang
·
Daun salam 4 lembar
·
Jahe 5 cm
·
Lengkuas 2 cm
·
Bawang merah 5 buah
·
Daun pandan 2 lembar
·
Garam 4 sdt
Cara
membuat :
1.
Cuci hingga bersih beras kemudian rendam beras
dalam air bersih.
2.
Haluskan bumbu yakni kunyit,,jahe, lengkuas,
bawang merah, dan garam.
3.
Bumbu yang sudah dihaluskan kemudian masukkan
dalam santan dan aduk hingga rata.
4.
Masak santan hingga mendidih.
5.
Buang air rendaman beras kemudian tuang santan
ke beras dengan disaring.
6.
Masukkan dan salam dan serai. Rebus beras
dengan api kecil. Selama direbus aduk terus hingga air menyusut dan beras
hampir menjadi nasi. Kira-kira tingkat kematangan sudah mencapai .
7.
Ambil daun salam dan serai dari dalam beras
yang hampir matang.
8.
Siapkan panci untuk mengukus, rebus airnya
dulu.
9.
Masukkan nasi ke dalam panci pengukus.
10.
Tambahkan daun pandan.
11.
Kukus nasi hingga benar-benar matang atau
istilahnya tanak.
12.
Jika ingin membentuk nasi, tunggu dulu hingga
dingin. Biarkan nasi dingin dengan memakai suhu ruangan.
13.
Untuk membentuknya menjadi tumpeng, Anda bisa
membentuknya sendiri atau dengan menggunakan cetakan tumpeng.
;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)











