Rabu, 06 Juni 2018

equipment and utensil final


Eqiupment & Utensil

Final Test

Politecnic Tourism Makassar

Culinary Arts Management

Tuesday, 06/06/2018


Karving knife
Function : Alat pengukir buah
Material : iron
Cleaning : Dibersihkan dengan menggunakan spon dan dibilas air hangat



range
Function : Alat untuk memasak bahan makanan
Material :iron dan stell
Cleaning :Cukup dengan napkin basah, dan di bersihkan setiap pemakain


Hot plate
Function : alat untuk memanaskan dengan porsi kecil
Material : Sell dan iron
Cleaning lap dengan napkin basah

daily report final


Daily Activities

Final Test

Politecnic Tourism Makassar

Culinary Arts Management

Tuesday, 05 june 2018


Assalamualikum wr.wb
Hello guys, welcome to my blog .Okey hari ini saya akan menceritakan sebuah aktivitas yang saya lakukan hari ini tanggal 06/06/2018 ,tadi pagi saya masuk kampus jam 06:55 am ,saat masuk kitchen ternyata belum ada siapa pun disana, saya berfikir mungkin terlalu pagi saya pergi ke kampus ,tapi hal tersebut tidak membuat saya kecewa akan tetapi saya mendapatkan sebuah cerita  baru di pagi hari tersebut. Setelah teman saya berdatangan saya mengecek barang pruduct yang saya ingin buat, ternyata ada dua barang yang belum ada yaitu marsmelow dan akmond powder ,dan ketika pak jaya datang saya disuruh untuk membelinya di smartclub atau di alfamart. Akan tetapi saya anya mendaptkan di alfamart, tetapi mars melow yang saya beli kurang sesuai expetasi saya.
sauce kurma for garnish

Karena  tidak sesuai exspetasi saya, hal tersebut membuat saya sedikit kurang bersemangat .Setelah pulang membeli mars melow, kami menunggu pak ical datang untuk mengarahkan kami , tetapi setelah menunggunya 2 jam ,kami disuruh oleh pak jaya untuk melakaukan doing . Sambil saya doing saya mempersiapkan bahan-bahan saya, hal utama yang saya kerjakan adalah mengahaluskan almond untuk dijadikan jaconde yang akan saya buat nanti .  Kemudian saya melanjutkan membuat jaconde dan base nya dan mouse yang saya buat .
diplomat for garnish

Setelah membuay mouse nya, saya membuat sauce kurma dan diplomat untuk dijadikan sebagai garnish serta coklat untuk garnish . Ohh iya guys, aku lupa sesuatu untuk kalian, makanan apa sic yang saya buat ini , untuk menu makanan nya saya katakan Daltire mouse With Almande bahasa dari menu tersebut berasal dari Prancis, Daltire artinya kurma dan almande adalah almond .  Menu makanan saya terinpirasi yang bersangkutan di bulam ramadhan ini ,semoga maknan ini berkah bag yang makan dan berkah bagi yang menilai hasilnya, dan berkah bagi saya di masa depan saya . Sekian dari saya semoga dapat bermanfaat yah guys.
Wassalamualaikum Wr.Wb

Sabtu, 02 Juni 2018

Tuga final Aplikasi sistem Komputer



Sejarah Kue Dange



Asal mula nama "Kue Dange" ini berawal dari salah satu cerpen yang menceritakan tentang "Asal Mula Jepa Di Mandar (Sulawesi Barat)". Jepa sendiri merupakan kue khas orang Mandar dimana kue tersebut berasal dari kata "Jepang" karena berawal dari masa penjajahan Jepang di Indonesia, tepatnya di Sulawesi Barat. Tujuan dari pemberian nama "Jepa" terhadap kue tersebut adalah agar penjajah Jepang menganggap bahwa masyarakat Mandar telah menjadi pengikut dan sekutunya sehingga tak ada lagi siksaan dan penangkapan diantara masyarakat Mandar. Nah, karena cerita itulah yang mengarahkan saya menuju ke asal mula nama kue "Dange" ini pada masyarakat Bugis/Makassar yang dikaitkan dengan penjajah Belanda.

Dengan demikian, nama kue "Dange" ini saya hubungkan ke dalam bahasa Belanda dengan kata "Dank" yang artinya "Terima kasih". Mengapa? Karena secara fonologi, kedua kata tersebut hampir sama pengucapannya. Lebih jauh lagi, mengapa bahasa Bugis/Makassar tidak memiliki kosakata "Terima kasih"? Itu karena orang Bugis/Makassar dulunya tidak mengucapkan "terima kasih", melainkan memberikan sesuatu sebagai tanda terima kasih.

Asumsi disini adalah salah satu bentuk pemberiannya yakni berupa kue. Dan kue "Dange" inilah yang menjadi pemberian utama bagi para penjajah Belanda pada saat itu. Sehingga, orang Belanda pun mengatakan "Dank" sebagai ucapan terima kasih kepada masyarakat Bugis/Makassar atas pemberian kuenya. Nah, karena orang Bugis/Makassar sering mendengar kata tersebut setiap kali memberikan kue kepada penjajah Belanda. Maka, dinamakanlah kue "Dange" ini yang menyerupai bahasa Belanda, "Dank" yang artinya "Terima Kasih".

Resep Kue Dange Empuk dan Manis. Mengunjungi Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan tidak lengkap rasanya jika tidak mencoba kuliner yang ada di sini. Kabupaten penghasil ikan bandeng terbesar di Sulawesi Selatan ini selain terkenal dengan kuliner SOP juga terkenal dengan kulinernya yang lain yaitu Kue Dange. Dange adalah salah satu makanan khas dari kabupaten Pangkep. Sepintas Dange mirip dengan kue Baroncong, makanan khas Sulawesi Selatan yang lain. Kue Baroncong memiliki tekstur yang lebih halus sedangkan dange sedikit kasar.

Sepintas kue ini mirip dengan kue pukis atau sagu rangi. Rasanya gurih, manis dan legit karena ada campuran kelapa parut dan juga gula merahnya. Sayangnya, kue legit enak ini sudah jarang sekali dijumpai.

Jika Anda pernah berkunjung ke kota Makasar, mungkin kue tradisional ini pernah Anda cicipi. Kue Dange pulubollong ini merupakan salah satu jajanan tradisional khas masyarakat Bugis. Penjualnya banyak sekali dijumpai di daerah Pangkep. Berikut ini resep kue dange empuk dan manis.

RESEP KUE DANGE

Bahan Kue Dange :
·         cara tingkatkan bisnis
·         250 gram tepung ketan hitam.
·         125 gram kelapa parut setengah tua.
·         75 gram gula merah atau gula aren (sisir halus).
·         25 gram gula pasir.
·         ½ sdt garam halus.
·         150 ml air matang.

·         Cara Membuat Kue Dange :

v  Pertama, kukus kelapa parut kurang lebih 20-30 menit.
v  Selanjutnya siapkan baskom kecil, kemudian campurkan tepung ketan hitam bersama dengan kelapa parut yang telah dikukus tadi, gula merah, gula pasir, garam halus, serta air matang. Kemudian aduk adonan hingga tercampur rata dan tiriskan.
v  Setelah itu siapkan cetakan kue pukis, olesi bagian permukaan cetakan dengan menggunakan margarine.
v  Selanjutnya tuangkan adonan kedalam cetakan secara perlahan sambil adonan dipadatkan, lalu panggang adonan hingga matang.
v  Terakhir, sajikan kue dange diatas piring saji.

http://www.rullinguist.win/2017/12/asal-muasalan-nama-kue-tradisional.html
http://widhiaanugrah.com/resep-kue-dange-empuk-dan-manis/

Sabtu, 26 Mei 2018

local food


Rendang

History

Dari mana asal-usul masakan rendang? Catatan mengenai rendang sebagai kuliner tradisional Minang mulai ditulis secara massif pada awal abad ke-19. Namun, menurut sejarawan dari Universitas Andalas, Padang, Gusti Asnan, rendang patut diduga telah ada sejak abad ke-16.

Ia menjelaskan beberapa literatur yang tertulis di abad ke-19 menyatakan, masyarakat Minang di wilayah darek (darat) biasa melakukan perjalanan menuju Selat Malaka hingga ke Singapura yang makan waktu sekitar satu bulan melewati sungai. Karena sepanjang perjalanan tidak ada perkampungan, para perantau menyiapkan bekal makanan yang tahan lama, yaitu rendang.jual rendang padang asli online di jakarta

Berdasarkan penafsiran sejarah, Gusti menduga, cara yang sama dilakukan orang Minang pada abad ke-16 ketika meneroka (membuka kampung baru) di pantai timur Sumatera hingga Malaka, Malaysia, dan Singapura. ”Ada kemungkinan, masakan tahan lama seperti rendang sudah ada pada saat itu. Pada masa itu, perjalanan bisa makan waktu berbulan-bulan,” ujarnya.

Gusti menyebutkan, catatan Kolonel Stuers juga menulis tentang kuliner dan sastra pada 1827. Catatan itu, katanya, banyak memunculkan secara implisit deskripsi tentang alam, budaya dan kearifan lokal, serta tradisi yang identik dengan Minang. Kuliner yang tertulis secara implisit pun diduga kuat mengarah pada rendang. Dalam sumber-sumber Belanda pernah muncul istilah makanan yang dihitamkan dan dihanguskan, yang dapat ditafsirkanmerupakan teknik pengawetan.

Menurut Gusti, dulu masyarakat tradisional mengawetkan makanan menggunakan metode pengasapan dan pengeringan. Pengasapan dan pengeringan dilakukan dengan memasak demikian lama. ”Rendang kalau dilihat dari proses pembuatannya memang memasak dalam waktu lama sampai kuahnya kering,” katanya. Rendang sendiri berasal dari kata ”merandang”, memasak santan kelapa sampai mengering perlahan.

Lebih lanjut, Gusti menafsirkan, hikayat rendang juga berkaitan dengan kedatangan orang-orang India dan Arab ke kawasan pantai barat Sumatera. Konon, pada abad ke-13 dan ke-14, daerah Minang sudah didiami orang-orang India. Ia menegaskan, bumbu dan rempah-rempah diperkenalkan lebih dulu oleh orang India.


Terkait dengan masakan, Gusti pun menduga, masakan kari yang diperkenalkan saudagar India pada abad ke-15 merupakan cikal bakal rendang. Menurut dia, sangat masuk akal masakan kari menjadi kuliner semasa terjadinya kontak perdagangan. Ahli waris tahta Kerajaan Pagaruyung, Puti Reno Raudah Thaib, sependapat dengan Gusti bahwa tidak tertutup kemungkinan rendang merupakan proses lanjut dari kari.
Resep Rendang
Bahan Utama Untuk Membuat Resep Daging Rendang Asli Padang:

·         1.5 kg daging
·         2 liter santan dari 2 butir kelapa tua
·         Bumbu dan Rempah Untuk Membuat Rendang Minang Asli:
·         2 batang daun serai, memarkan
·         4 lembar daun jeruk purut
·         2 cm asam kandis/gelugur
·         2 lembar daun kunyit, simpulkan
Bumbu Resep Rendang Padang Asli Minang yang harus kamu Dihaluskan:
·         5 butir kemiri
·         6 siung bawang putih
·         100 g cabe merah besar
·         12 butir bawang merah
·         100 g cabe merah keriting
·         2 cm jahe, bakar
·         2 cm lengkuas
·         3 cm kunyit, bakar
·         1/2 sdm ketumbar
·         2 sdt garam
·         1/2 sdt pala
·         1 sdt jintan, sangrai
·         Penyedap rasa secukupnya
Cara Mengolah Resep Rendang Padang Asli khas Minang:
1.       Pertama tama olah daging yang sudah disiapkan, potong-potong daging rendang dengan bentuk dadu atau seukuran yang diinginkan, hanya saja jangan pernah memotong daging terlalu kecil untuk diolah menjadi rendang agar saat dimasak nanti daging tidak hancur.
2.       Tuangkan santan ke wajan berukuran besar, masukkan pula serai, irisan bawang merah, asam dan daun kunyit. Aduk-aduk hingga santan mendidih dan pastikan santan yang anda masak tidak pecah, untuk itu Anda harus terus mengaduk-aduk santan hingga mendidih merata.
3.       Setelah santan mendidih, masukkan perlahan bumbu yang telah dihaluskan kedalamnya dan sesekali aduk-aduk selama kurang lebih 20 – 30 menit.
4.       Setelah anda melihat santan tampak berminyak, berarti ini saatnya kamu memasukan potongan daging rendang yang telah dibersihkan dan masak dengan menggunakan api kecil/sedang hingga santan mengental dan mengering serta bumbu meresap ke pori pori daging.
5.       Terus masak hingga daging empuk dan matang merata, jangan lengah untuk terus diaduk-aduk agar bagian dasar tidak gosong dan daging tidak gagal.
6.       Ternyata tidak sulit kan untuk memasak rendang padang asli minang? Hanya butuh ketekunan, kesabaran dan mengikuti resep rendang padang asli minang di atas, kamu bisa menyajikan rendang padang yang sangat lezat melegenda khas minang untuk keluarga anda.


Bubur Ayam

History

Ditemui beberapa waktu lalu, salah seorang pengamat kuliner tradisional China, Budi San menjelaskan jika sejarah bubur ayam China sudah dimulai sejak era Kaisar Shih Huang Ti (238 SM), yang terkenal bisa menyatukan China dalam satu kekuasaan.
“Kaisar Shih merupakan kaisar yang tercatat banyak melakukan perubahan besar di daratan China,” ujar Budi.
Ada kisah di zaman dinasti Chou, kekaisaran China terpecah belah menjadi beberapa bagian kerajaan kecil. Kejadian itu membuat rakyat menjadi susah dalam segala hal, khususnya masalah pangan.
Keprihatinan inilah, yang akhirnya membuat Kaisar Shih, kaisar yang muncul setelah dinasti Chou berakhir, untuk berpikir keras membuat alternatif makanan, sehingga rakyat dan prajuritnya tidak mati kelaparan.
“Karena selain perang, ternyata banyak catatan menyebutkan pada waktu awal Kaisar Shih bertahta, wilayah China sedang dilanda paceklik karena kemarau panjang,” ungkapnya.
Akibatnya, di mana-mana terjadi bencana kelaparan, hingga menimbulkan penyakit menular dan kematian. Awalnya kaisar berpikir untuk melakukan revolusi pertanian.
Namun ternyata setelah direnungkan, ternyata rentang waktu untuk bisa memanen sangatlah lama. Artinya, Kaisar Shih harus bisa berpikir bagaimana memanfaatkan apa yang ada dan tersisa, untuk diolah menjadi makanan yang berguna dan bisa diproduksi secara cepat serta massal. Di satu sisi, kadang kala Kaisar juga sangat menyayangkan ketika mendapati kenyataan banyak makanan basi, terutama nasi karena kondisi cuaca yang sangat ekstrem.
“Dari situlah, kemudian kaisar kemudian bertanya kepada para juru masak istana dan beberapa pakar lainnya. Namun ternyata, jawaban yang diberikan sangat tidak memuaskan,” kata Budi.
Hingga pada suatu ketika, secara tidak sengaja ketika makan, Kaisar Shih melihat nasi yang akan disantapnya melunak ketika disiram kuah sayur yang panas. Kemudian dari situlah muncul ide, untuk melunakkan nasi yang tadinya keras.
Setelah melalui beberapa kali percobaan, akhirnya ditemukan cara untuk membuat bubur. Yaitu dengan cara menambah air lebih banyak, ketika menanak nasi.“Cara itu berhasil. Beras yang dimasak dengan air lebih banyak, menjadi sangat empuk dan bahkan melumer menjadi lebih banyak. Dan itulah awal terciptanya bubur,” ucap Budi.
Akhirnya Kaisar Shih memerintahkan juru masak istana untuk memasak bubur secara massal. Kemudian bubur itu, dicampur dengan kuah sayur yang diberi kaldu ayam. Hal itulah yang berkembang dan menjadi sebuah masakan bubur ayam.
Resep Bubur Ayam
Bahan
·         1/2 kg beras (cuci hingga bersih)
·         2 Gelas kaldu ayam
·         2 gelas air biasa
·         Garam (secukupnya)
·         1/4 daging ayam (tanpa tulang)
·         Bawang goreng (secukupnya)
·         Kecap asin atau manis (secukupnya)
·         1 batang daun bawang (iris kecil)
·         1 batang daun seledri (iris kecil)
·         1 butir telur (rebus, kupas kulitnya belah jadi dua)
·         Kaldu ayam bubuk (jika suka, secukupnya)
·         Sambal (bila suka)

Cara Membuat
1.       Masak beras dengan air biasa dan air kaldu ayam. Beri garam dan kaldu ayam secukupnya. Masak beras hingga menjadi lumar dan lembut sampai matang kira-kira selama setengah jam. Agar panci buat memasak tidak gosong, jangan lupa untuk mengaduk beras. Jika sudah matang, sisihkan sebentar.
2.       Selanjutnya, bumbui daging ayam dengan garam lalu goreng sampai matang dan iris tipis.
3.       Ambil mangkok lalu letakkan bubur ayam di atasnya. Taburkan daging ayam goreng, bawang goreng, daun bawang, daun seledri dan telur.
4.       Tambahkan kecap asin atau kecap manis di atasnya. Tambahkan sambal pula jika kamu suka.


Local food




Kapurung

History

Kapurung adalah salah satu makanan khas tradisional di Sulawesi Selatan, khususnya masyarakat daerah Luwu (Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur) Makanan ini terbuat dari sari atau tepung sagu. Di daerah Maluku dikenal dengan nama Papeda. Kapurung dimasak dengan campuran ikan atau daging ayam dan aneka sayuran. Meski makanan tradisional, Kapurung mulai populer. Selain ditemukan di warung-warung khusus di Makassar juga telah masuk ke beberapa restoran, bersanding dengan makanan modern.Di daerah Luwu sendiri nama Kapurung' ini sering juga di sebut Pugalu atau Bugalu.
Resep Kapurung
Bahan-Bahan :
Sagu asli dari pohonnya dan masih segar (kalau tidak menemukan sagu asli yang langsung dari pohonnya, bisa menggunakan sagu Tani yang dapat diperoleh di supermarket)Aneka sayuran (kangkung, jagung manis muda yang diserut, bunga pisang, yang diiris halus terong ungu yang dikupas dan dipotong2 1 cm, bayam,kacang panjang yang dipotong2 2 cm, daun pakis-kalau ada-)
·         Tomat buah, dipotong kecil memanjang
·         Mangga muda diserut
·         Cabai merah diiris serong
·         Ikan teri segar(teri mirong dlm bhs tegal) dapat juga diganti dengan ikan peda segar
·         Udang
Bumbu :
·         Kacang tanah goreng 4 sendok makan
·         Garam
·         Bawang putih
·         Penyedap rasa/masako
·         Cabai merah besar dipotong miring
·         Asam patikalla (buah kecombrang yang digeprek) kalau tidak ketemu, saya biasa ganti dengan air asam jawa dan ditambah potongan tangkai bunga kecombrang yang masih lunak
·         Merica bubuk secukupnya
·         Sambal
·         Tomat
·         Cabe rawit merah
·         Garam
·         Gula putih ½ sendok teh
·         Jeruk limau
·         Semua bahan ditumbuk hingga halus, sedang jeruk limau hanya dipotong menjadi dua dan diperaskan airnya kedalam sambal
Cara Membuat Resep Kapurung :
1.       Rebus semua sayuran hingga lunak, tiriskan
2.       Buat kaldu ikan: Rebus ikan teri atau ikan peda sampai lunak, tambahkan satu sendok teh garam. Pisahkan ikan dan air rebusan(kaldu) ikannya
3.       Pisahkan duri ikan dan dagingnya, lalu daging ikan disuwir-suwir kasar dan dicampur kembali dengan kaldu Tumbuk kacang goreng, bawang putih, garam sampai halus Campurkan bumbu dalam kaldu ikan. Masukkan cabe merah besar yang diiris menyerong. Tambahkan penyedap rasa sesuai selera. Rebus kaldu yang berbumbu hingga mendidih
4.       Buat bola-bola sagu: Pastikan alat memasak bersih. Apabila menggunakan sagu segar yang dijual penduduk yang memakan sagu, pastikan sagunya benar-benar segar, bukan sagu yang sudah rusak, karena nanti hasilnya akan berwarna kemerah2an (lihat gambar dibawah), kalau mau aman sih pakai sagu tani yang terjamin kualitasnya
5.       Siapkan 1 gelas tepung sagu, larutkan dalam 2 gelas air
6.       Didihkan 2 gelas air dalam wajan
7.       Masukkan adonan sagu perlahan-lahan sambil diaduk terus hingga mengental
8.       Angkat
9.       Siapkan air matang dingin dalam baskom
10.   Selagi masih panas, ambil satu sendok makan sagu yang mengental, bentuk bulatan dengan bantuan sendok dan jatuhkan dalam air dingin
11.   Lakukan hingga seluruh adonan habis
12.   Tiriskan bola-bola sagu
Catatan :
Letakkan bola-bola sagu dalam mangkok, masukkan campuran sayuran rebus, siram dengan kaldu ikan. Hiasi diatasnya dengan irisan tomat, cacahan mangga dan udang rebus. Kapurung siap dihidangkan. Selamat menikmati kapurung makanan khas Palopo.


Nasi Kuning

History

Mulanya dibuat untuk persembahan kepada gunung

Pada mulanya, tumpeng digunakan masyarakat Jawa dan sekitarnya (termasuk Madura dan Bali), untuk membuat persembahan kepada gunung-gunung sebagai bentuk tanda penghormatan bahwa ada leluhur yang mendiami gunung-gunung tersebut. Hal ini terjadi sejak lama, jauh sebelum agama masuk ke Nusantara.

Kemudian, agama Hindu masuk ke Indonesia. Perayaan dan pembuatan tumpeng mengalami sedikit perubahan, yaitu dari bentuk nasinya. Nasi tumpeng baru mulai dibuat kerucut ketika era Hindu. Kerucut merupakan tiruan bentuk gunung Mahameru sebagai tempat bersemayamnya para dewa-dewi mereka.
Setelah Islam masuk ke Nusantara, pembuatan tumpeng kembali disesuaikan dengan kaidah Islam, dan kemudian menjadi nasi tumpeng yang kita kenal hingga sekarang. Biasa digunakan untuk perayaan tertentu seperti syukuran, kenduri, dan sebagainya, teman-teman.
Makna lauk dalam nasi tumpeng
Selain itu di sekeliling nasi tumpeng biasanya ada lauk. Nah, pemilihan jumlah dan jenis lauk di dalam sepaket nasi tumpeng juga tidak sembarangan, lo! Sebab semuanya memiliki makna tersendiri.

http://bobo.grid.id/read/08675262/asal-usul-dan-makna-nasi-tumpeng?page=all


Resep Nasi Kuning
Bahan :
·         Beras 1 kg
·         Santan 900 ml
·         Kelapa tua 1 buah
·         Kunyit 5 cm
·         Serai 2 batang
·         Daun salam 4 lembar
·         Jahe 5 cm
·         Lengkuas 2 cm
·         Bawang merah 5 buah
·         Daun pandan 2 lembar
·         Garam 4 sdt
Cara membuat :
1.       Cuci hingga bersih beras kemudian rendam beras dalam air bersih.
2.       Haluskan bumbu yakni kunyit,,jahe, lengkuas, bawang merah, dan garam.
3.       Bumbu yang sudah dihaluskan kemudian masukkan dalam santan dan aduk hingga rata.
4.       Masak santan hingga mendidih.
5.       Buang air rendaman beras kemudian tuang santan ke beras dengan disaring.
6.       Masukkan dan salam dan serai. Rebus beras dengan api kecil. Selama direbus aduk terus hingga air menyusut dan beras hampir menjadi nasi. Kira-kira tingkat kematangan sudah mencapai .
7.       Ambil daun salam dan serai dari dalam beras yang hampir matang.
8.       Siapkan panci untuk mengukus, rebus airnya dulu.
9.       Masukkan nasi ke dalam panci pengukus.
10.   Tambahkan daun pandan.
11.   Kukus nasi hingga benar-benar matang atau istilahnya tanak.
12.   Jika ingin membentuk nasi, tunggu dulu hingga dingin. Biarkan nasi dingin dengan memakai suhu ruangan.
13.   Untuk membentuknya menjadi tumpeng, Anda bisa membentuknya sendiri atau dengan menggunakan cetakan tumpeng.


;;

By :
Free Blog Templates