Rabu, 01 Agustus 2018

utensil & equipment part 02


Daily Activity

Tourism Polytechnic of Makassar

Culinary Arts Management “5th semester”

Wednesday , 01 july 2018

         Hasil gambar untuk can opener
 can opener
Pembuka kaleng (dalam bahasa Inggris Amerika Utara dan Australia Inggris) atau pembuka kaleng (dalam bahasa Inggris dan Persemakmuran Inggris) adalah alat yang digunakan untuk membuka kaleng timah (kaleng logam). Meskipun pelestarian makanan dengan menggunakan kaleng telah dipraktekkan sejak setidaknya 1772 di Belanda, pembuka pembuka pertama tidak dipatenkan sampai tahun 1855 di Inggris dan 1858 di Amerika Serikat. Pembuka awal ini pada dasarnya adalah variasi dari pisau, meski desain 1855 terus diproduksi. Pembuka kaleng pertama yang terdiri dari roda pemotong berputar tajam yang sekarang dikenal ditemukan pada tahun 1870 namun dianggap terlalu sulit dioperasikan untuk konsumen biasa.
Hasil gambar untuk bottle opener
 Bottle Opener
                Pembuka botol adalah alat yang menghilangkan tutup botol dari botol. Secara lebih umum, mungkin dipikirkan memasukkan corkscrews yang digunakan untuk mengeluarkan sumbat gabus atau plastik dari botol anggur.
Tutup botol logam ditempelkan di tepi botol dengan diberi lipit atau mengacak-acak bibir. Pembuka botol adalah tuas khusus yang disisipkan di bawah logam berlipat, yang menggunakan titik di tutup botol sebagai titik tumpu untuk diputar.
Hasil gambar untuk cetakan cake
Molding
pencetakan adalah sebuah proses produksi dengan membentuk bahan mentah menggunakan sebuah rangka kaku atau model yang disebut sebuah mold.
cleaning : cuci bersih menggunakan air sabun, bilas dengan air bersih, keringkan, simpan.

daily report sub iinggris part 02



Daily Activity

Tourism Polytechnic of Makassar

Culinary Arts Management “5th semester”

Wednesday , 01 july 2018



Assalamualikum Wr.Wb
               Hi guys, welcome to my second blog, this week. The day I will tell about activities in the kitchen with my friends and groups. I will introduce my group ,they are Chris and Agung .My group is very good at helping each other. The main thing I will tell you is about croissants, our group will continue the croissants that yesterday, only today it is only to be baked in the oven. At 8:00 am, we getting out a croissant from the frezzer and put it at the chiller room temperature.


cutting the ingredients

After we finished working on the croissants we continued to make filling for tarlet, each group had a different recipe, my group made "Apple Pie". After the recipe was distributed, my group prepared ingredients and cut ingredients, after finishing preparing the ingredients and cutting all the ingredients. The ingredients needed are apple green smith, butter, sugar, raisin, walnuts, almonds, lemon juice, wood powder, lemon peel, orange skin, if all the ingredients have been prepared, I immediately cook them according to the recipe given by the chef salam.
cooking filling tarlet
brushing rarlet with egg wash
While waiting for my cooking pie filling and Chris preparing pie skin. After we cook the pie stuff, we leave it first, then we put the stuffing in the pie skin and cover the filling surface. For pie skin bosses, we can freely form it. After that we baked pie with a temperature of 175 degrees Celsius for 30 minutes. Then, while waiting for the pei to be finished, we rested and performed prayers. After taking a break, we entered the classroom to meet with alumni namely ka yuni, at a Tourism Polytechnic Of Makassar alumni who is now working on a cruise ship. Right from my blog.
 
finishing Apple tarlet
Thank you,
Wassalamualikum Wr. Wb

daily Report sub indo part 02


Daily Activity

Tourism Polytechnic of Makassar

Culinary Arts Management “5th semester”

Wednesday , 01 july 2018


Assalamualikum wr.wb
Hai guys, selamat datang di blog ke dua saya ,minggu ini . Hari saya akan menceritakan tentang aktivitas di kitchen bersama teman dan kelompok saya . Saya akan memperkenalkan teman kelompok , yaitu chris dan agung mereka sangat baik dalam membantu satu sama lain . Hal utama yang akan saya ceritakan adalah tentang croissant, kelompok kami akan melanjutkan croissant yang kemarin, hanya saja  hari ini tinggal di bakar di oven . Jam 08:00 am ,kami mengeluarkan croissant dari frezzer dan menaruhnya di suhu ruangan chiller.
Memotong bahan "Apple Pei"

Setelah selesai mengerjakan croissant kami melanjutkan membuat isian Tarlet, masing-masing kelompok memiliki resep yang berbeda, kelompok saya membuat “Apple Pei” . Setelah dibagikan resep, kelompok saya mempersiapkan bahan-bahan dan memotong bahan, setelah selesai mempersiapkan bahan  dan memotong semua bahan . Bahan bahan yang diperlukan adalah apple green smith,  mentega,  gula, raisin, kenari, almond, lemon jus, kayu powder, kulit lemon, kulit orange ,jika semua bahan telah disiapkan ,saya langsung memasaknya  sesuai recipe yang telah diberikan oleh chef salam.
Memasak isian pei

Menggoles kulit pei dengan kuning telur
Menunggu isian pei masak saya dan chris menyiapkan kulit pei . Setelah isian pei masak kami dingginkan dulu, kemudian kami langsung menaruh isian kedalam kulit pei dan menutup permukaan isian pei . Untuk atasan kulit pei, kita dapat bebas membentukannya . Setelah itu kami bakar pei dengan suhu 175 derajat selsius selama 30 menit . Kemudian, sambil menunggu pei jadi, kami beristirahat dan melakasankan ibadah sholat .Setelah beristirahat , kami masuk kedalam ruang kelas untuk bertemu dengan alumni yaitu ka yuni, di adalah seorang alumni Politeknik Pariwisata Makassar yang sekarang bekerja di kapal pesiar .Sekian dari blog saya.
Selesai di bakar

Terimakasih,
Wassalamualikum Wr.Wb

Selasa, 31 Juli 2018

untensil & equipment part 01


Eqiupment & Utensil

Tourism Polytechnic Makassar

Culinary Arts Management “5th semester”

Tuesday , 31 july 2018

 Hasil gambar untuk baking paper
Baking papper
Baking Papper merupakan kertas tahan bakar siapa pakai yang dilapisi dengan vegetable silione digunakan sebagai alas loyang untuk proses pembakaran oven. Keunggulan baking papper adalah dapat digunakan 10 kali pemakaian dan lebih hygenis karena dengan penggunaan baking papper ,loyang tidak perlu dilapisi mentega.

Hasil gambar untuk measuring jug
Measuring
Gelas ukur (terbuat dari akrilik) Dipakai untuk menakar bahan cair tapi terbuat dari gelas tahan panas.

Hasil gambar untuk rubber spatula
Rubber Spatula
Rubber spatula (pengeruk sisa ado-nan lunak) untuk mengumpulkan sisa-sisa adonan lunak. Sifatnya yang lentur membuatnya mudah mengeruk adonan hingga ke dasar mangkuk untuk menghindari terting-galnya adonan di dasar mangkuk, dan ‘membersihkan’ mangkuk dari sisa adonan hingga licin bersih. Pi-lih spatula yang lentur tapi kuat dan tidak mudah patah. Tangkainya panjang dan pipih, terbuat dari kayu atau plastik, yang lentur memudah-kan untuk digunakan sesuai dengan bentuk mangkuk, permukaan meja atau juga tersedia dari bahan stain-less ujungnya berbentuk pipih per-segi terbuat dari plastik atau karet.

daily Report sub inggris part 01


Daily Activities

Tourism Polytechnic Makassar

Culinary Arts Management “5th semester”

Tuesday , 31 july 2018


tarlet by my team

Assalamualikum Wr.Wb
     Hi everyone, welcome to my blog. I will share my activities in the kitchen with my friend and lecturer, the first thing I will tell you is about chef salam with Tarlet. First, I will introduce the chef salam, but not least I tell you about his experience and biodiversity because we just met him. Chef salam us with Pak Ichal, chef salam is a pastry chef who has a lot of experience about pastry, many things he knows, so we have to ask the chef because chef only taught us in the kitchen.
chef salam make tarlet
The second thing I want to tell you about is being present, today the chef salam will teach us how to make sugar dough (tarlet). Before making my sugar dough and just prepare the ingredients that will be exemplified directly by the chef salam . After preparing the ingredients, the chef immediately taught us how to make sugar dough (tarlet) well. The main thing that chef explains is the ingredients for sugar dough, all the ingredients are explained by the chef until how to make. When the sugar dough has been shaped, leave it in the chiller.  And bake in the into the oven, the results made by the chef salam are very good and the results are correct. Chef salam also provide knowledge when making sugar dough namely rubbing egg yolks into a half-baked sugar dough and burning again in the oven, the purpose of the egg yolk is, so that the tarlet results are solid and when du, the contents are absorbed on the tarlet.

mr.ical make croissant
When the chef salam finished teaching us, he told us to make a tarlet as he had demonstrated. when all the groups finished making the tarlet, the result of tarlet was good. After making the tarlet, we take a short break to do worship. After that, we were directed by Mr. Ichal to make croissants. Mr. Ichal also taught us to make good and right croissants. We also make croissants which have been shown by him. After making croissants, we continued to rest and eat together, when we finished eating together, we kept cleaning the kitchen.

Thank you,
Wassalamualikum Wr. Wb

daily report sub indo part 01


Daily Activity

Tourism Polytechnic of Makassar

Culinary Arts Management “5th semester”

tuesday  , 31 August 2018


Assalamualaikum wr. Wb

Hai guys, selamat datang di blog saya .Hari ini saya akan menceritakan aktifitas saya di kitchen bersama teman saya serta dosen , hal yang pertama yang saya akan ceritakan adalah tentang chef salam dengan Tarlet . pertama, saya akan memperkenalan chef salam, tapi tidak sedikit saya ceritakan pengalaman serta biodatanya karena kami baru saya kenal dengan beliau . Chef salam dikenalakan dengan kami lewat pak ichal , chef salam adalah chef pastry yang memiliki banyak pengalaman tentang pastry, banyak hal yang beliau tahu, jadi kita harus banyak bertanya kepada beliau karena chef salam hanya sebentar mengajari kami dikitchen .

Yang kedua yang ingin saya ceritakan adalah tentang terlet, hari ini chef salam akan mengajari kami cara membuat sugar dough (tarlet) .  Sebelum membuat sugar dough saya dan hana menyiapkan bahan yang  akan dicontohkan langsung oleh chef salam . Sesudah menyiapkan bahan , chef langsung mengajari kami cara membuat sugar dough (tarlet) dengan baik . Hal utama yang chef jelaskan adalah bahan-bahan untuk sugar dough , semua bahan dijelaskan oleh chef sampai cara membuat . Ketika sugar dough telah dicetak ,didiamkan di chiller sampai di bakar ternyata hasil yang dibuat oleh chef salam sangat baik dan hasilnya benar krispi . Chef salam juga memberikan ilmu saat membuat sugar dough yaitu menggoleskan kuning telur ke sugar dough yang setengah matang dan dibakar lagi di oven ,tujuan kuning telur tersebut adalah, agar hasil tarlet padar dan saat du berikkan isian di menyerap pada tarlet tersebut.

                Ketika chef salam selesai mengajari kami ,beliau menyuruh kami untuk membuat tarlet seperti yang telah di contohkan oleh beliau . ketika semua kelompok selesai membuat tarlet ,alhamdulilah tarlet tersebut cukup baik . Selesai membuat tarlet , kami istirahat sejenak untuk melakukan ibadah. Setelah itu, kami di arahkan oleh pak ichal untuk membuat croissant . Pak ichal juga mengajari kami membuat croissant yang baik dan benar . Kami juga membuat croissant yang telah di contohkan oleh beliau . Selesai membuat croissant kami melanjutkan untuk beristirahat dan makan bersama, ketika telah selesai makan bersama, kami melangsungkan membersihkan kitchen.

Selasa, 17 Juli 2018


;;

By :
Free Blog Templates